Analisis Peraturan dan Panduan Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Nasional

bukuyunandra. Setiap perubahan kebijakan pendidikan nasional, biasa terbit peraturan khusus tentang Bimbingan dan Konseling (BK).

Hal ini membuktikan peran guru BK sangat penting dalam implementasi kebijakan pendidikan.

Tulisan mencoba memberikan informasi penting tentang bimbingan konseling (BK), baik pengertian, peran dan tugas, serta peraturan dan panduan sebagai acuan pelaksanaan di satuan pendidikan.


Apa maksud dari Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan?

Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang bersifat preventif dan pengembangan.

Adapun secara detail yaitu:

  • Membantu individu mengenal diri dan lingkungannya
  • Mengarahkan individu agar mampu mengambil keputusan yang tepat
  • Mencegah munculnya masalah di masa depan

Bimbingan lebih bersifat umum dan terencana.

Sedangkan Konseling adalah proses bantuan melalui hubungan tatap muka yang bersifat personal antara konselor dan konseling.

Tujuan konseling adalah untuk:

  • Membantu konseli memahami masalahnya
  • Menemukan alternatif solusi
  • Mengambil keputusan secara mandiri

Konseling lebih bersifat khusus, mendalam, dan kuratif.

Secara umum, bimbingan dan konseling dapat diartikan sebagai proses pemberian bantuan secara sistematis, berkelanjutan, dan profesional oleh konselor atau guru BK kepada individu atau kelompok agar mampu berkembang secara optimal, mandiri, dan bertanggung jawab.


Bagaimana Sejarah Peraturan Bimbingan dan Konseling di Indonesia

Beberapa peraturan yang telah terbit Berdasarkan kebijakan pendidikan nasional yang sedang berjalan.

  1. Permendikbud No. 111 Tahun 2014 Bimbingan dan Konseling Dikdasmen
  2. Panduan BK Kurikulum Merdeka Tahun 2021
  3. Panduan Bimbingan dan Konseling SMP
  4. Panduan Implementasi Bimbingan dan Konseling 2022


Yunandra Center Pusat Informasi Lembaga Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Islam

Scroll to Top